Batu Bara, Kabarfaktanews.com — Warga Desa Pasar Lapan, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, digegerkan oleh peristiwa tragis. Seorang pria lajang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumah orang tuanya, Sabtu (10/01/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Korban diketahui bernama Robi Kurniawan (28). Ia ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tergantung menggunakan tali nilon di kusen pintu dapur rumah orang tuanya.
Setelah menerima laporan dari warga, Kepala Desa Pasar Lapan, Hendri Hutasoit, segera menghubungi pihak kepolisian. Tak berselang lama, Kapolsek Indrapura AKP Reynold Silalahi bersama personel Polsek Indrapura dan Tim Inafis Satreskrim Polres Batu Bara tiba di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian langsung memasang garis polisi, menurunkan jenazah korban, serta melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari keluarga serta warga sekitar. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesmas Indrapura menggunakan ambulans, namun penanganan medis tidak dapat dilakukan karena tidak ada dokter yang bertugas.
Jenazah kemudian dirujuk ke RSUD H. OK Arya Zulkarnain Kuala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, guna dilakukan pemeriksaan kedokteran forensik (visum).
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial Facebook, yang menyebutkan korban sebelumnya sempat sakit dan diduga mengalami tekanan batin akibat kurangnya perhatian.
Kapolsek Indrapura AKP Reynold Silalahi melalui Kanit Reskrim Ipda Evan Hutabarat membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh adiknya, Nasrullah, saat pulang ke rumah.
“Saat pulang ke rumah, saksi melihat korban sudah tergantung di kusen pintu dapur menggunakan tali nilon,” ujar Ipda Evan, Minggu (11/01/2026).
Melihat kejadian tersebut, Nasrullah langsung memberitahukan kepada ayah korban, Refdinal, yang kemudian berteriak sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui telah menderita sakit selama kurang lebih enam hari dengan keluhan demam, kemas, meriang, dan pilek. Selain itu, polisi juga menemukan sepucuk surat yang ditulis korban, berisi pengakuan bahwa dirinya tengah terlilit hutang dan telah menggadaikan satu unit sepeda motor.
“Hasil visum luar menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkas Ipda Evan.
(PimRed)

