KABAR FAKTA

Erwin TP Panjaitan Dukung Usulan FKAE Bangun Kawasan Terpadu Seni, Budaya, Olahraga, dan UMKM di Batu Bara

Kabarfaktanews.co

Batu Bara, Kabarfaktanews.com – Tokoh masyarakat Kabupaten Batu Bara, Erwin TP Panjaitan, menyatakan dukungan penuh terhadap usulan Forum Komunikasi Antar Etnis (FKAE) Kabupaten Batu Bara mengenai pembangunan kawasan terpadu seni, budaya, olahraga, dan UMKM sebagai langkah strategis dalam mendorong kemajuan daerah berbasis budaya dan ekonomi kreatif.

Dukungan tersebut disampaikan Erwin saat pengurus FKAE Rapat pada Minggu (2/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, FKAE memaparkan konsep pembangunan kawasan terpadu yang diharapkan menjadi ikon baru Kabupaten Batu Bara.

Menurut Erwin, konsep pembangunan yang diusulkan memiliki visi yang jelas untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menjadi pusat aktivitas masyarakat lintas sektor.

"Ini adalah konsep pembangunan yang sangat baik. Kita tentu mendukung penuh, karena Batu Bara memang membutuhkan kawasan terpadu yang dapat menunjang sektor budaya, olahraga, sekaligus UMKM," ujar Erwin.

Ia menilai, keberadaan kawasan terpadu tersebut akan memberikan nilai tambah bagi Kabupaten Batu Bara, terutama dengan semakin berkembangnya kawasan industri dan keberadaan Pelabuhan Kuala Tanjung yang berpotensi mendatangkan wisatawan, pelaku usaha, maupun investor.

"Apalagi kita memiliki Pelabuhan Kuala Tanjung yang setiap saat berpotensi menerima banyak tamu dan wisatawan. Mengapa kita tidak menyiapkan satu kawasan yang memperkenalkan adat, budaya, seni, dan potensi lokal Batu Bara kepada mereka," tegasnya.

Erwin juga mengapresiasi kiprah FKAE yang selama ini konsisten menjaga dan melestarikan keberagaman budaya melalui berbagai kegiatan, termasuk penyelenggaraan Pekan Seni dan Budaya (PSPB) yang rutin digelar setiap tahun dengan menampilkan seni, adat istiadat, serta budaya dari berbagai etnis di Kabupaten Batu Bara.

Menurutnya, pengalaman FKAE dalam mengelola kegiatan budaya menjadi modal penting untuk mewujudkan kawasan terpadu yang mampu menjadi destinasi wisata budaya sekaligus pusat pengembangan ekonomi masyarakat.

Dalam usulannya, FKAE mengajukan pembangunan kawasan terpadu di atas lahan sekitar 10 hektare yang masih berada di kawasan HGU PT Muis. Lahan tersebut diharapkan dapat dihibahkan untuk kepentingan pembangunan fasilitas publik yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Lokasi yang diusulkan berada di kawasan Air Putih–Sei Suka, tepatnya di sekitar pintu keluar Tol Indrapura. Kawasan tersebut dinilai sangat strategis karena mudah diakses masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah.

Ketua dan pengurus FKAE menjelaskan bahwa kawasan terpadu tersebut dirancang sebagai pusat pelestarian seni dan budaya, sarana olahraga, sentra pengembangan UMKM, ruang publik, serta destinasi wisata budaya yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah seiring berkembangnya kawasan industri dan aktivitas Pelabuhan Kuala Tanjung.

Erwin berharap usulan tersebut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, serta seluruh pemangku kepentingan agar dapat direalisasikan sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.

"Jika kawasan ini terwujud, saya yakin Batu Bara akan memiliki ikon baru yang bukan hanya menjadi pusat kebudayaan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, meningkatkan sektor pariwisata, serta memperkuat identitas daerah sebagai kabupaten yang maju, sejahtera, dan berbudaya," pungkas Erwin.

(Agus Sitohang)

© Copyright 2025 - KABAR FAKTA NEWS.COM